jump to navigation

Fenomena | Legenda Prabu Siliwangi May 20, 2012

Posted by whotnu in Fenomena.
Tags: , , , , ,
trackback

Peristiwa kecelakaan PESAWAT Sukhoi Superjet-100 di lereng Gunung Salak mengingatkan sebagian orang pada Legenda Prabu Siliwangi. Ya, karena Gunung Salak memang terkenal sebagai lokasi angker yang penuh mitos dan legenda.

saya jadi penasaran dengan Legenda Prabu Siliwangi karena beberapa situs web news dan blog menuliskan soal ini. saya langsung search Google aja, dan inilah hasil penelusuran dan fakta data tentang Legenda Prabu Siliwangi yang sudah terdeteksi.

Lereng Gunung Salak, dipercaya sebagai simbol Maha Meru yang merupakan tempat tinggak dan bersemayam para dewa sehingga Umat Hindu membangun sebuah Pura Hindu yang bernama Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Tamansari Gunung Salak tepat di lereng gunung sakral ini.

Konon, di tanah ini pernah berdiam sang Raja Padjadjaran paling masyhur dan paling dipuja, Prabu Siliwangi, yang membawa kemasyuran bagi tanah Sunda Parahyangan (Para Hyangan).

Legenda Prabu Siliwangi erat kaitannya dengan macan atau maung (harimau). Beberapa hal yang berkaitan dengan kebudayaan dan eksistensi masyarakat Sunda dikorelasikan dengan simbol maung, baik simbol verbal maupun non-verbal seperti nama daerah (Cimacan), simbol Komando Daerah Militer (Kodam) Siliwangi, hingga julukan bagi klub sepak bola kebanggaan warga kota Bandung (Persib) yang sering dijuluki Maung Bandung.

Masyarakat Sunda percaya bahwa Prabu Siliwangi dan Kerajaan Pajajaran menghilang pasca penyerbuan pasukan Islam Banten dan Cirebon yang dipimpin oleh keturunannya. Konon, Prabu Siliwangi beserta para pengikutnya yang masih setia memilih untuk tapadrawa di hutan sebelum akhirnya nga-hyang untuk menghindari pertumpahan darah dengan anak cucunya yang telah memeluk Islam. Mereka konon menjelma menjadi macan yang menjaga tanah Sunda. Prabu Siliwangi berubah wujud menjadi harimau putih, sementara pengikutnya menjadi harimau loreng yang disebut maung sancang.

Harimau jelmaan Prabu Siliwangi berdiam di dekat muara Sungai Cikaengan. Lokasi itu hingga kini dianggap petilasan Prabu Siliwangi dan kerap didatangi masyarakat Sunda dan wisatawan. Sementara maung sancang tinggal di hutan Leuweungsancang. Keberadaan legenda itu mengakibatkan hutan di tepi Samudra Indonesia itu dihormati masyarakat sekitar dan menjadikannya sebagai hutan tropis pantai yang masih cenderung utuh.

Begitulah sedikit Legenda Prabu Siliwangi yang bisa saya dapatkan dari berbagai sumber. Mohon maaf apabila ada salah penulisan dan tafsir.

About these ads

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: